<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='news'>headlines</a></div>

Kenali Rangka Tubuh Manusia dan Fungsinya

Pernahkah anda membayangkan seperti apa tubuh manusia seandainya tidak memiki rangka? Tentu akan berupa tumpukan daging yang tidak bisa berbuat apa-apa, tidak dapat berdiri tegak, berjalan, membungkuk, jongkok, dan apalagi berlari. Suatu kebesaran Tuhan sebagai Maha Pencipta. Manusia mempunyai rangka yang terdiri dari berbagai jenis tulang dengan bentuk bermacam-macam. Tulang tersebut ada yang berbentuk pipih, pendek, dan panjang. Masing-masing manusia memiliki ukuran tubuh yang berbeda. Perbedaan ukuran rangka tubuh manusia menentukan bentuk tubuhnya. Manusia ada yang berbadan tinggi atau pendek.

Rangka Tubuh Manusia
Manusia juga ada yang berbadan besar atau kecil. Adapun kegunaan rangka bagi tubuh kita adalah sebagai berikut.
  1. menentukan bentuk tubuh;
  2. menegakkan tubuh;
  3. melekatnya otot atau daging;
  4. melindungi bagian-bagian tubuh yang penting dan lunak;
  5. Alat gerak pasif. Rangka hanya dapat bergerak karena gerakan otot;
  6. Memberi bentuk pada tubuh dan penyangga tubuh;
  7. Tempat pembentukan sel-sel darah; dan
  8. Melindungi organ dalam, misalnya jantung, hati, dan usus.


Bagian-bagian Rangka Tubuh Manusia

Rangka manusia terdiri dari dua macam tulang, yaitu tulang keras dan rawan. Jumlah tulang keras manusia dewasa adalah 206 tulang. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan jumlah tulang bayi. Bayi yang baru lahir memiliki lebih dari 300 tulang. Penyusutan jumlah tulang orang dewasa disebabkan terjadinya penyatuan. Tulang-tulang berhubungan satu sama lain membentuk sistem rangka. Rangka manusia terbagi atas rangka kepala, rangka badan, rangka anggota gerak, dan sendi.

a. Rangka Kepala 

Rangka Kepala Manusia
Rangka kepala dikenal juga dengan nama tengkorak. Rangka tulang kepala berbentuk bulat, disusun oleh tulang-tulang yang berbentuk pipih. Tulang-tulang ini bersatu membentuk sendi, tetapi tidak dapat digerakkan. Hanya tulang rahang bawah saja yang dapat digerakkan. Tulangnya keras gunanya untuk melindungi otak. Otak merupakan bagian tubuh manusia yang amat penting dan sangat lunak. Berdasarkan letaknya, rangka kepala dibagi menjadi dua. Ada rangka tengkorak wajah dan tempurung kepala.
  • Tulang tengkorak bagian depan (wajah). Tulang wajah terdiri atas 13 tulang, yaitu: 2 tulang rahang atas, 2 tulang rahang bawah, 2 tulang pipi, 2 tulang mata, 2 tulang hidung, 1 tulang pangkal lidah, dan 2 tulang langit-langit
  • Tulang tengkorak bagian belakang (tempurung kepala). Tulang tempurung kepala terdiri atas 8 tulang, yaitu: 1 tulang dahi, 2 tulang ubun-ubun, 1 tulang tengkorak belakang, 2 tulang pelipis, dan 2 tulang baji 

b. Rangka Badan 

Rangka Badan Manusia
Rangka badan berfungsi melindungi bagian tubuh yang penting, misalnya jantung, paru-paru, hati, lambung, dan ginjal. Tanpa adanya rangka badan, organ tubuh tidak dapat berfungsi. Tulang-tulang penyusun rangka badan terdiri atas banyak tulang. Ada tulang belakang, tulang dada, dan tulang rusuk. Ada juga tulang gelang bahu dan gelang panggul.
  • Tulang belakang. Sambungan antartulang ini dapat digerakkan. Tulang belakang berjumlah 33 ruas tulang yang terdiri atas: 7 ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung, 5 ruas tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang (bersatu), 4 ruas tulang ekor (bersatu)
  • Tulang dada. Sambungan tulang-tulang ini tidak dapat digerakkan. Tulang dada terdiri atas: Tulang dada, Tulang badan, dan Tulang pedang-pedangan
  • Tulang rusuk. Sambungan tulang-tulang ini dapat digerakkan. Tulang rusuk berjumlah 12 pasang yang terdiri atas: 7 pasang tulang rusuk sejati, 3 pasang tulang rusuk palsu, dan 2 pasang tulang rusuk melayang
  • Tulang gelang bahu, terdiri atas: 2 tulang selangka, dan2 tulang belikat
  • Tulang gelang panggul, terdiri atas: 2 tulang usus, 2 tulang kemaluan, dan 2 tulang duduk

c. Rangka Anggota Gerak

Rangka anggota gerak berfungsi untuk melakukan banyak gerak. Rangka anggota gerak dibedakan atas dua macam. Ada rangka anggota gerak atas dan bawah. Gerakan pada rangka anggota gerak atas (rangka tangan) dan rangka anggota gerak bawah (rangka kaki) berbeda-beda.

      Rangka Tangan Manusia
    • Rangka anggota gerak atas (rangka tangan), terdiri atas: 2 tulang lengan atas, 2 tulang hasta, 2 tulang pengumpil, 2 x 8 tulang pergelangan tangan, 2 x 5 tulang telapak tangan, dan 2 x 14 tulang ruas jari
     






      Rangka Kaki Manusia
    • Rangka anggota gerak bawah (rangka kaki), terdiri atas: 2 tulang paha, 2 tulang kering, 2 tulang betis, 2 x 7 tulang pergelangan kaki, 2 x 5 tulang telapak kaki, dan 2 x 14 tulang ruas jari Bagian-bagian rangka tubuh manusia di atas bekerja saling mendukung. Tidak ada satu bagian tubuh pun dapat berdiri sendiri. Semua bagian tubuh saling bekerja sama menunjang kehidupan. Tidak terkecuali rangka tubuh kita. Hal ini karena rangka sangat penting bagi tubuh kita.



    Rangka tubuh dapat digerakkan karena bersambungan satu sama lain. Penghubung antartulang disebut sendi. Rangka manusia memiliki beberapa sendi sebagai berikut.
    • Sendi Engsel. Dinamakan sendi engsel karena cara kerjanya seperti engsel pintu. Sendi engsel hanya dapat digerakkan satu arah saja seperti sendi pada siku tangan dan lutut kaki.
    • Sendi Putar. Sendi putar terdapat pada pertemuan antara tulang pemutar dan atlas. Tulang atlas adalah ruas pertama pada tulang leher. Sendi ini juga terdapat di antara tulang hasta dan pengumpil. Pada sendi putar, tulang yang satu berputar mengelilingi tulang lain. Tulang lainnya bertindak sebagai poros.
    • Sendi Peluru. Sendi peluru dapat digerakkan ke segala arah. Sendi peluru menghubungkan tulang lengan atas dengan gelang bahu. Ujung tulang lengan atas bersambungan dengan tulang bermangkok gelang bahu.
    • Sendi Geser. Sendi geser terdapat pada tulang-tulang pergelangan kaki dan tangan. Sendi geser hanya memungkinkan terjadinya sedikit gerakan. Pada sendi geser, ujung tulang satu menggeser ujung tulang lain.
    • Sendi Pelana. Sendi pelana memungkinkan gerakan kedua arah seperti yang terjadi pada gerakan ibu jari tangan. Gerakan yang terjadi mirip seperti pelana kuda ketika berlari. Sendi pelana juga terdapat pada tulang pertama pergelangan tangan.

    Penyakit yang Dapat Merusak Rangka Tubuh

    Penyakit yang biasa merusak rangka tubuh manusia antara lain:
    1. Penyakit Polio. Polio dapat menyerang tubuh terutama bagian tulang kaki. Penyakit polio dapat mengakibatkan kelumpuhan. Penyakit ini biasanya diderita saat masih anak-anak. Penyakit polio disebabkan oleh virus. Pemberian vaksin polio dapat mencegah penyakit polio. Vaksin diberikan saat anak masih di bawah lima tahun.
    2. Penyakit Rakhitis. Rakhitis terjadi karena tubuh kita kekurangan vitamin D. Kelainan bentuk kaki menyerupai huruf X atau O disebabkan kurangnya vitamin D dan cahaya matahari. Penyakit ini menyebabkan terhambatnya pertumbuhan tulang. Tulang kaki pun menjadi lemah. Melemahnya tulang mengakibatkan kaki tidak dapat menahan berat tubuh. Akibatnya, kaki berbentuk X atau O.
    3. Penyakit Osteoporosis. Osteoporosis terjadi karena tulang kita rapuh. Tulang dapat menjadi rapuh karena berbagai hal. Misalnya, kekurangan kalsium dan faktor usia. Penderita penyakit ini merasakan nyeri ketika tulangnya digerakkan. Jika dibiarkan dapat menyebabkan kelumpuhan.

    Cara Perawatan Rangka Tubuh

    Badan kita bisa dibungkukkan dan bisa diluruskan karena tulang kita dihubungkan oleh sendi-sendi. Tubuh yang tegap dan kuat akan tampak gagah. Kebiasaan-kebiasaan tertentu dapat mempengaruhi struktur rangka tubuh. Sikap tubuh yang salah dapat menyebabkan gangguan atau kelainan tulang belakang. Kelainan tulang belakang dapat dibedakan menjadi tiga macam. Kelainan tersebut, yaitu kifosis, lordosis, dan skoliosis.
    1. Kifosis, yaitu tulang belakang terlalu bengkok ke belakang. Kifosis disebabkan karena kita sering membungkuk.
    2. Lordosis, yaitu tulang belakang membengkok ke depan. Lordosis disebabkan sikap duduk yang terlalu condong ke depan.
    3. Skoliosis, yaitu tulang belakang membengkok ke kiri atau kanan. Skoliosis disebabkan karena sikap duduk yang miring.

    Kebiasaan sikap duduk dapat memengaruhi perkembangan tulang. Sikap duduk yang salah dapat merusak rangka tubuh. Kita harus membiasakan sikap duduk yang benar. Hal-hal di bawah ini juga perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan rangka:
    1. Meminum susu karena banyak mengandung kalsium.
    2. Memakan makanan yang bergizi, terutama yang mengandung vitamin D.
    3. Membiasakan sikap tubuh yang benar, baik duduk maupun berdiri.
    4. Jangan sering membawa beban yang terlalu berat.
    5. Memperoleh cahaya matahari yang cukup untuk membentuk vitamin D.

    Anda seorang guru dan sudah terdaftar di facebook, bergabunglah di grupnya para guru: Sahabat Guru Nusantara dan bagikan artikel ini ke teman kita melalui:



    3 komentar:

    guru SD 10 Aur Duri mengatakan...

    Rangka ini cocok dg pelajaran kls IV tapi sayang anak -anak tdk memperhatikanya anak lebih menyukai
    game /hal negatif gmana cara mengarahkannya? mengajar mudah mendidik memang susah.

    retno ayoe mengatakan...

    wiihh.....
    lengkap bgd makasii...
    ini bisa buat belajar u/ ujian praktek ohohoho.....

    mustika tajun mengatakan...

    ney mre ye lengkap...

    Poskan Komentar

    Silahkan beri komentar anda!