<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='news'>headlines</a></div>

Pembagian Wilayah Waktu di Indonesia

Bumi kita bulat seperti bola. Bumi selalu berputar pada porosnya atau disebut rotasi. Rotasi berakibat terjadinya siang dan malam. Bagian bumi yang terkena sinar matahari mengalami siang. Bagian yang tidak terkena sinar matahari mengalami malam. Selain itu, bumi juga melakukan gerakan mengelilingi matahari atau disebut revolusi. Bumi memiliki tiga garis khayal Garis khayal tersebut dapat terlihat jelas dalam globe atau peta. Ketiga garis khayal tersebut adalah:

  1. Garis khatulistiwa/ekuator yaitu garis yang membagi bumi tepat di tengah wilayah utara dan selatan.
  2. Garis lintang yaitu garis mendatar yang melingkari bumi. Garis lintang yang berada di sebelah atas khatulistiwa disebut garis lintang utara, sedangkan garis lintang yang berada di sebelah bawah khatulistiwa disebut garis lintang selatan.
  3. Garis bujur/meridian yaitu garis yang ditarik dari kutub utara dan kutub selatan. Garis bujur 0 derjat tepat melintasi Kota Greenwich, London, Inggris. Garis meridian pangkal atau (0 derjat) tersebut digunakan sebagai patokan waktu di seluruh dunia atau waktu internasional yang dikenal dengan nama waktu GMT (Greenwich Mean Time).

Pada tahun 1.884 dibuat kesepakatan internasional yang menetapkan setiap 15 derjat garis bujur selisih waktunya adalah satu jam. Dengan demikian, di seluruh dunia terdapat 24 daerah waktu. Pembagian 24 daerah waktu ini berdasarkan perhitungan kecepatan rotasi bumi (perputaran bumi pada porosnya), lingkaran bola bumi, dan lama rotasi bumi. Besar lingkaran bola bumi adalah 360 derjat. Sekali putaran penuh dibutuhkan waktu 24 jam. Dengan demikian, setiap jam bumi berputar sejauh 15 derjat.

Peta: Pembagian Daerah Waktu di Indonesia

Wilayah negara Indonesia sangat luas. Indonesia terletak pada garis bujur 95 derjat BT sampai 141 derjat BT. Berdasarkan kesepakatan di atas, Indonesia dibagi menjadi tiga daerah waktu, yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Timur (WIT).

Waktu Indonesia Barat (WIB) mengikuti waktu pada bujur 105 derjat BT. Daerahnya meliputi Sumatra, Jawa, Madura, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. WIB dihitung tujuh jam lebih cepat dari GMT (Greenwich Mean Time, yaitu waktu matahari baku pada garis bujur 0 derjat)
Waktu Indonesia Tengah (WITA) mengikuti waktu pada garis bujur 120 derjat BT. Daerahnya meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi. WITA dihitung delapan jam lebih cepat dari GMT
Waktu Indonesia Timur (WIT) mengikuti garis bujur 135 derjat BT. Daerahnya meliputi Kepulauan Maluku dan Irian Jaya. WIT dihitung sembilan jam lebih cepat dari GMT

Sebagai contoh, bila di London pukul 00.00, maka di wilayah WIB misalnya di Jakarta pukul 07.00, di wilayah WITA misalnya di Makassar pukul 08.00, dan di wilayah WIT misalnya di Jayapura pukul 09.00. Selisih waktu antara WIB dan WITA adalah satu jam. Selisih waktu antara WIB dan WIT adalah dua jam. Selisih antara WITA dan WIT adalah satu jam. Contoh, bila di Medan pukul 07.00 berarti di Denpasar pukul 08.00 dan di Ambon pukul 09.00.

Anda seorang guru dan sudah terdaftar di facebook, bergabunglah di grupnya para guru: Sahabat Guru Nusantara dan bagikan artikel ini ke teman kita melalui:



1 komentar:

Nia Shafira mengatakan...

terimakasih informasinya,sangat membantu

Poskan Komentar

Silahkan beri komentar anda!